Festival 50 Tahun TIM, TransJakarta Sediakan Bis Gratis ke Lokasi

Jakarta: Pemprov DKI Jakarta akan menggelar festival seni dan budaya untuk merayakan 50 tahun Taman Ismail Marzuki (TIM) pada 7-11 November 2018. Demi mendukung acara ini, TransJakarta menyediakan bis gratis menuju lokasi pada dua hari terakhir festival, Sabtu dan Minggu.

Menurut Direktur Operasional TransJakarta Daud Joseph, bis khusus ini akan berkeliling mulai Stasiun Cikini hingga Stasiun Gondangdia melewati Jalan Teuku Umar dan Jalan Cikini Raya. Ada 17 titik naik dan turun penumpang, termasuk TIM, di sepanjang rute. 

“TransJakarta akan mengadakan layanan shuttle bus gratis, semata-mata untuk membuat orang tertarik mengikuti acara ini,” kata Daud dalam jumpa pers di kawasan TIM, Senin, 5 November 2018.

“Kami rancang rute yang ramah integrasi. Dua stasiun terkaver oleh layanan shuttle ini,” imbuhnya. 

Bis rute Cikini-Gondangdia-TIM akan beroperasi mulai pagi pukul 5.00 WIB hingga malam pukul 22.00 WIB. Bis akan tersedia setiap 10 atau 20 menit sekali, menyesuaikan kepadatan penumpang yang ingin memakai layanan tersebut. 

Rute khusus tersebut hanya beroperasi selama dua hari terakhir festival. Namun menurut Daud, pihaknya hendak mengusulkan itu menjadi trayek tetap. 

“Setelah acara selesai, rute ini diusulkan menjadi tetap,” ungkapnya. 

Kerja sama festival dengan TransJakarta sebenarnya juga untuk memberi kemudahan para pengunjung untuk menuju TIM. Pasalnya, selama dua hari tersebut, Jalan Cikini Raya dan beberapa ruas jalan sekitar akan ditutup sementara karena kirab budaya, bazar, dan karnaval akan digelar di sana. 

“Dimulai pada jam 11 sampai 22, jalanan itu akan ditutup tetapi tidak permanen. Penutupan permanan akan dilakukan pada 15.30 sampai 16.30 saat karnaval memasuki Cikini Raya,”  ungkap Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Harlem Simandjutak. 

Festival 50 tahun TIM dihelat dalam tajuk “Seni Bersama, Bersama Seni” dan menampilkan seniman lintas bidang dan generasi. Sejumlah penampil utama antara lain OM Pancaran Sinar Petromaks, White Shoes and the Couples Company, Kunto Aji, Maliq & D’Essentials, dan wayang kulit dari dalang Ki Sigid Ariyanto. 

(ASA)